Categories
Info Terkini

FDKI IAIDA Launching 3 Jurnal dan 2 Laboratorium

BLOKAGUNG-Untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA), Blokagung, Banyuwangi, me-launching tiga jurnal dan dua laboratorium pada Senin (9/8/2021).
Launching yang digelar dengan sederhana itu, dilaksanakan di Ruang Pertemuan Rektorat IAI Darussalam, Blokagung, Banyuwangi oleh Dekan FDKI Agus Baihaqi, S.Ag., M.I.Kom. Hadir dalam acara itu, Ketua Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Masykur, S.Sos., MH, dan Ketua Prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Halimatus Sa’diah, S.Psi.


Dalam launching itu, juga diserahkan surat keputusan (SK) pada para pengelola ketiga jurnal dan dua laboratorium. Ketiga jurnal dan pengelolanya itu, Jurnal JDariscomb untuk Prodi KPI oleh Ginanjar Prsetyo, S.Sos., MA. Jurnal At-Taujih untuk Prodi BKI oleh M. Rizqon Al Musyafiri, M.Pd, dan Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam untuk FDKI oleh Masnida, M.Th.I. Sedang kedua laboratorium yang juga diresmikan Laboratorium Prodi KPI oleh Hasyim Iskandar, S.Sos., M.Sos, dan Laboratorium Ma’nawiyah untuk Prodi BKI oleh Nur Hafifah, S.Ag., M.Sos. “Jurnal dan laboratorium itu, sebelumnya sudah ada, tapi juga ada yang baru,” cetus Dekan FDKI IAI Darussalam, Blokagung, Banyuwangi, Agus Baihaqi, S.Ag., M.I.Kom.
Dengan tiga jurnal dan dua laboratorium yang diresmikan ini, diharapkan bisa meningkatkan kualitas para dosen dan mahasiswa di lingkungan FDKI IAI Darussalam, Blokagung, Banyuwangi. Selain itu, juga melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Untuk Laboratorium KPI itu, akan menangani media online, termasuk website FDKI dan YouTube,” terangnya.
Sedang Laboratorium Ma’nawiyah milik BKI, sebagai wahana peningkatan kemampuan para mahasiswa dalam bimbingan dan konseling. “Laboratorium Ma’nawiyah ini juga melakukan konseling di luar mahasiswa, dan ini permintaan dari lembaga luar sudah banyak yang mengajak kerjasama,” katanya.(Ahmady)

Categories
Info Terkini

Patuhi Prokes, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam laksanakan UAS.

Ujian Akhir Semester ( UAS ). Fakultas dakwah dan kumunikasi islam (FDKI) IAI Darussalam  Blokagung, dilaksanakan Sabtu tanggal 7 – 19 agustus 2021. UAS tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Terhitung selama 14 hari atau dua pekan UAS akan dilaksanakan. Alasan tahun ini berbeda dan memakan waktu 2 minggu,  karena UAS dibagi dua gelombang serta antara mahasiswa dari desa dan santri dipisah.

Mahasiswa desa di lokasikan di kampus 2 yang terletak di desa Sumberkembang Desa Kaligesing Kecamatan Tegalsari, dan mahasiswa santri di kampus 1 yaitu di area Pondok Pesantren Darussalam Desa Blokagung Tegalsari Banyuwangi. Diambil keputusan pemisahan desa dan santri tidak lain karena dalam masa pandemi.

IAI Darussalam Blokagung khususnya Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam yang mempunyai dua prodi, yakni Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan Prodi Bimbingan Konseling Islam (BKI), dalam UAS juga terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama  untuk mahasiswa desa 7-12 Agustus, gelombang ke dua untuk mahasiswa santri 14-19 Agustus.

UAS tahun ini tidak hanya terjadi pemisahan saja antar mahasiswanya, tetapi juga dalam pelaksanaanya diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yang ketat, mengingat kegiatan tersebut dilaksanakan secara tatap muka dimasa Pandemi Covid-19.

Categories
Info Terkini

46 Mahasiswa FDKI Ikuti Sidang Munaqosyah 2021

BLOKAGUNG-Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Institut Agama Islam (IAI) Darussalam, Blokagung, Banyuwangi, menggelar sidang munaqosyah (ujian skripsi) di kampusnya kompleks Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari.

Ujian Munaqosyah Program Studi BKI

Dalam ujian skripsi itu, diikuti 46 mahasiswa dari dua program studi (prodi) yang ada di FDKI IAI Darussalam, Blokagung, yakni Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI). “Ada 46 mahasiswa yang mengikuti sidang munaqosyah,” terang Dekan FDKI 2021, Agus Baihaqi, S.Ag., M.I.Kom.

Dari 46 mahasiswa yang mengikuti sidang munaqosyah itu, kata Agung, berasal dari Prodi KPI dan BKI, dengan rincian 11 mahasiswa Prodi KPI, dan 35 mahasiswa dari Prodi BKI. Untuk ujian digelar selama dua hari, yakni pada Sabtu dan Minggu (31/7-1/8/2021). “Untuk ujian dilakukan dengan menaati protokol kesehatan yang sangat ketat,” ujarnya.

Untuk menghindari adanya kerumunan, tambah dia, maka dalam sidang munaqosyah itu dilaksanakan di empat ruang. Keempat ruang itu, satu di ruang pertemuan rektorat, dan tiga ruang lainnya di Gedung al Haramain. “Dalam sidang munaqosyah ini yang di ruangan hanya tiga penguji dan mahasiswa yang sedang ujian skripsi,” katanya. Para mahasiswa yang mengikuti sidang munaqosyah ini, jelas dia, setelah sebelumnya melaksanakan penelitian dengan terjun langsung di masyarakat sesuai dengan disiplin keilmuannya. “Semua mahasiswa dalam mengerjakan skripsi ditekankan melakukan penelitian lapangan, ini untuk mempraktekkan keilmuannya,” ungkapnya.(Obi)

Categories
Info Terkini

Peminat Prodi KPI Tinggi

PROGRAM Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), mempunyai peluang kerja cukup besar. Para lulusan di prodi ini bisa masuk di lembaga penyiaran, media, pemerintahan, politik, dan lainnya. Makanya, saat ini setiap penerimaan mahasiswa baru (PMB) peminatnya cukup besar.

Penegasan itu disampaikan oleh Ketua Umum DPP Asosiasi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis), Dr. M. Zamroni, S.Ag., M.Si, saat memberi pembekalan dan review kurikulum yang digelar Fakultas Dakwah Institut Agama Islam (IAI) Darussalam, Blokagung, Banyuwangi pada Sabtu (17/7/2021).

Menurut Dr. M. Zamroni, di satu sisi melihat peluang kerja yang cukup besar, di sisi lain perkembangan komunikasi dan teknologi informasi yang cepat, ini menjadi tantangan bagi kalangan akademisi dalam menyiapkan mahasiswanya untuk siap pakai. “Beberapa tahun terakhir, pendaftar Prodi KPI di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) mencapai ribuan,  artinya prodi ini bagus,” cetus dosen FDKI UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta itu.

Untuk menciptakan kualitas mahasiswa, terang dia, penyiapan kurikulum yang sesuai dengan perkembangan zaman, itu menjadi keharusan. Makanya, revitalisasi kurikulum itu hendaknya dilakukan antara dua hingga tiga tahun sekali. “Yang dilakukan FDKI dan Prodi KPI di IAI Darussalam Blokagung dengan melakukan review kurikulum ini tepat dan bagus sekali,” katanya.  

Selain menyiapkan kurikulum, langkah lain yang harus dilakukan mengadakan kerjasama dengan perguruan tinggi (PT) lain, dan kalangan praktisi yang berhubungan dengan komunikasi dan penyiaran. “Branding itu perlu, mengundang dosen terbang untuk memperkuat keilmuan juga perlu,” ujarnya.

Ketua Prodi KPI IAI Darussalam Blokagung, Masykur, S.Sos., MH., mengatakan dalam review kurikulum sengaja mengundang Ketua Umum DPP Askopis Dr. M. Zamroni, S.Ag., M.Si, ini menambah wawasan bagi peserta yang ikut dalam review kurikulum. “Perlu pandangan lain, maka kita undang Ketua Umum DPP Askopis secara online,” katanya.

Dalam review kurikulum ini, terang dia, banyak dasar yang dipakai. Di antaranya hasil tracer para alumni, dan perkembangan teknologi informasi yang cepat. “Ada perombakan kurikulum,” ungkapnya.(Amady)

Categories
Info Terkini

Merumuskan Visi – Misi Fakultas dan Prodi

FAKULTAS Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Institut Agama Islam (IAI) Darussalam, Blokagung, Banyuwangi, terus berbenah. Upaya untuk peningkatan kualitas para mahasiswa, dosen, dan memajukan kampus yang berbasis pesantren itu, juga terus dilakukan.

Di antara upaya itu, FDKI IAI Darussalam Blokagung merumuskan Visi dan Misi fakultas. Acara yang dilaksanakan di ruang pertemuan rektorat IAI Darussalam lantai 3 pada Kamis (15/7/2021) itu, dibuka oleh Rektor IAI Darussalam, Blokagung, KH. Ahmad Munib Syafaat, Lc., M.E.I.

Dalam acara yang digelar hingga Minggu (18/7/2021), juga melakukan review kurikulum untuk dua program studi (prodi) yang ada di FDKI, yakni Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), dan Prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI).  

Dalam sambutannya, Rektor IAI Darussalam, Blokagung, KH. Ahmad Munib Syafaat, Lc., M.E.I. mengatakan visi dan misi di perguruan tinggi, dalam masa tertentu perlu dievaluasi. Ini untuk menyesuaikan dengan kondisi dan perkembangan zaman. “Saya apresiasi perumusan visi dan misi di Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam ini, ini sebuah kemajuan,” katanya.

Pria yang biasa disapa Gus Munib ini menaruh harapan besar pada FDKI. Para mahasiswa di Prodi KPI, diharapkan bisa menguasai teknologi informasi. Sehingga, mampu menyebarkan berita yang baik dan benar melalui berbagai media yang ada. “Sekarang ini eranya online, mahasiswa KPI harus bisa menguasai,” ujarnya.

Untuk Prodi BKI, Gus Munib berharap bisa mencetak konselor dan terapis yang handal, dengan pendekatan agama. “Ini banyak dibutuhkan, sekarang banyak masalah dan itu kompleks, juga banyak yang membutuhkan pendampingan untuk karier atau keluarga, di sini sarjana BKI bisa hadir,” ungkapnya.

Dekan FDKI IAI Darussalam, Blokagung, Agus Baihaqi, S.Ag., M.I.Kom., menyampaikan selama ini visi dan misi untuk FDKI, Prodi KPI dan Prodi BKI sudah ada. Kurikulum di FDKI untuk Prodi KPI dan BKI juga sudah tersedia. “Kita evaluasi sambl menyesuaikan di era sekarang,” katanya.

Dalam perumusan visi-misi, dan review kurikulum ini semua akan dievaluasi oleh peserta dari kepala prodi, para dosen, dan staf yang ada di lingkungan FDKI IAI Darussalam, Blokagung. “Untuk review kurikulum mata kuliah, ada yang dipertahankan, juga ada yang diganti,” jelasnya.(Oby)